Home » » Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Aceh

Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Aceh

Pertumbuhan Ekononomi Provinsi Aceh

Data PDRB Aceh menunjukkan bahwa perekonomian non migas tumbuh sebesar Rp. 26.463.608.000.000 pada tahun 2008, yang secara signifikan naik diatas pertumbuhan tahun 2007 sebesar Rp. 25.972.018.000.000. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan perekonomian pada masa sesudah tsunami. Beberapa tahun lalu perekonomian didorong oleh kegiatan rekonstruksi. Dengan telahberakhirnya kegiatan rekonstruksi, sektor-sektor yang berhubungan langsung dengan rekonstruksi seperti bangunan dan transportasi menunjukkan penurunan. Sedangkan pertumbuhan pada sektor listrik, gas dan air bersih terus meningkat, tercatat sebesar 10 persen pada tahun 2008 dibandingkan dengan tahun 2007. Hal ini terutama diakibatkan pembangunan beberapa pembangkit listrik di Aceh. Tidak ada sektor yang dapat memicu pertumbuhan ekonomi pada tingkat yang sama akibat rekonstruksi seperti dua tahun belakangan ini. Investasi swasta sangat dibutuhkan pada sektor-sektor andalan seperti pertanian, manufaktur non migas serta sektor jasa, sebagai mesin pertumbuhan perekonomian pada masa mendatang.
Jika termasuk migas, perekonomian Aceh tahun 2008 menurun dari tahun 2007. Hal ini diakibatkan dari menurunnya secara drastis cadangan minyak dan gas.
Meskipun pertumbuhan ekonomi relatif menurun, tingkat konsumsi masyarakat tidak terpengaruh. Hal ini disebabkan oleh besarnya jumlah dana yang masuk ke Aceh, konsumsi masyarakat terus meningkat seperti terlihat pada data-data jumlah kendaraan, data perbankan dan konsumsi listrik, dan tingkat kemiskinan yang terus menurun.

Berikut Data Pertumbuhan Ekonomi /PDRB Provinsi Aceh menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Konstan 2000 periode tahun 2006-2008 (Juta Rp) :




Pada triwulan III-2011, pertumbuhan tahunan (yoy)1 ekonomi Aceh tercatat kembali mengalami perlambatan. Ekonomi Aceh dengan migas tumbuh 5,03% (yoy), sedikit menurun bila dibandingkan dengan triwulan lalu yang sebesar 5,47% (yoy). Sementara secara triwulanan (qtq)2, ekonomi Aceh dengan migas tumbuh 1,43% (qtq), meningkat dibanding triwulan lalu yang tumbuh 1,32% (qtq).
Kinerja perekonomian Aceh secara tahunan pada triwulan III-2011 ditandai dengan pertumbuhan positif pada seluruh sektor ekonomi kecuali sektor pertambangan dan penggalian yang kembali tumbuh negatif sebesarminus0,48% (yoy). Pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor primer yaitu sektor perdagangan, hotel dan restoran yang tumbuh melambat 8,56% (yoy). Disusul sektor pengangkutan dan komunikasi yang juga tumbuh melambat sebesar 8% (yoy). Sementara sektor Pertanian sebagai sektor andalan dengan pangsa mayoritas (27,75%) tumbuh 4,36% (yoy).


Bila dilihat satu persatu, sebenarnya kenaikan pertumbuhan hanya terjadi pada sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan dari 6,64% (yoy) pada triwulan II-2011 menjadi 7,27% (yoy) di triwulan III-2011 serta sektor pertanian yang tumbuh dari 3,8% (yoy) menjadi 4,36% (yoy). Sementara sektor yang lain tercatat mengalami pertumbuhan yang melambat.


Sementara bila dilihat secara triwulanan (qtq), seluruh sektor ekonomi mengalami pertumbuhan positif. Pertumbuhan triwulanan (qtq) tertinggi terjadi pada sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan yang tumbuh sebesar 2,46%, disusul sektor perdagangan, hotel dan restoran serta sektor pengangkutan dan komunikasi yang masing-masing tumbuh sebesar 2,17% dan 2,07%.


Secara nominal, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Aceh Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) pada triwulan III-2011 adalah sebesar Rp. 8,75 triliun (dengan migas) atau sebesar Rp. 7,75 triliun (tanpa migas). Sementara itu, PDRB Aceh Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) pada triwulan tersebut adalah sebesar Rp. 21,65 triliun (dengan migas) dan Rp. 18,09 triliun (tanpa migas). Sektor Pertanian masih memberikan kontribusi terbesar dalam PDRB Aceh. Seperti terlihat pada gambar 1.3 dan 1.4, sektor pertanian memberikan kontribusi sebesar 27,75% jauh lebih tinggi dibanding sektor-sektor lain yang hanya di kisaran belasan persen, meski angka ini mengalami sedikit penurunan dari pangsa sebelumnya yang sebesar 28,1%.


Share this article :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Maskolis | Johny Portal | Johny Magazine | Johny News | Johny Demosite
Copyright © 2011. ACEH RURAL DEVELOPMENT - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger